Empat puluh tulisan yang terangkum dalam buku ini adalah goresan pena tokoh-tokoh yang tak asing lagi bagi kita. Mereka adalah para pakar di bidang masing-masing. Terlepas dari beragamnya tema yang diangkat, semua tulisan ini bermuara pada satu dasar kecintaan pada Indonesia.nnnnCinta adalah rasa. Cinta tak selalu berarti kata-kata manis, tapi juga kata-kata pahit sebagai pendorong dan pemacu u…
Mae kembali ke Jatisaba dengan membawa mimpi-mimpi. Ia menyebar angan tentang pekerjaan bagus, gaji besar, dan kehidupan layak diluar negeri. Mae menebar utopia, berharap orang-orang terjebak masuk dalam praktik perdagangan manusia.
Rina semakin Penasaran, siapa gerangan yang telah berani mengambil jatah kue cemilannya sepulang sekolah? padahal jika siang hari, di rumahnya tidak ada orang lain selain Mama dan dirinya.
Mungkin suatu berkah tersembunyi bahwa kebanyakan para penulis dalam buku ini bukan pelajar dalam pendidikan formal sastra. Karenanya sebagai manusia pembelajar mereka menyerap dari mana saja, terutama dalam interaksi sosial dan dunia mediasi. Dengan interaksi sosial pada dasamya berlangsung proses pembelajaran multi disiplin sehingga mampu mengolah fiksi sebagai dunia alam pikiran yang tanpa b…
kami tak bisa memberitahu siapa kami Atau di mana kami tinggal. Risikonya terlalu tinggi. Lagi pula kami harus hati hati. Sangat hati-hati. Jadi, kami udah percaya siapa pun. Sebab kalau mereka sampai menemukan kami... yah, pekeknya jangan sampai itu terjadi.nnnnSatu-satunya yang perlu kalian ketahui adalah, setiap orang dalam bahaya besar Yeah, dalam bahaya beset. Termasuk Sirimu.nnnnA. da Pla…
Buku unik ini memuat kumpulan kutipan puisi dan kata-kata cinta terpilih dari para penulis terbaik dunia serta para tokoh ternama sepanjang sejarah, dari penyair ternama semacam Pablo Neruda, Emily Dickinson, dan Jalaluddin Rumi, para pengarang serupa Haruki Murakami, Arundhati Roy, dan Orhan Pamuk, hingga para pesohor seperti Albert Einstein, John Lennon, dan Bob DylannnnnKata-kata bermakna da…
Sama seperti hidup, buku ini laiknya puzzle. Setiap pribadi berhak menyusun dan merangkai puzzle-nya masing-masing. Begitu pun kita memiliki potongan demi potongan yang tersusun secara 'acak' dalam buku ini.nnnnJika tak cermat, kita akan 'terjebak dalam beberapa kalimat tertentu.nnnnMeski ini hanya sebatas Mencari Sebuah Titik', tetapi persis yang disampaikan kakak saya, Anis Khurli, "Kamu tida…