Literarium Library

  • Beranda
  • FAQ
  • Bantuan
  • Profil
    Visi Misi Tata Tertib Struktur Organisasi Informasi Perpustakaan Pustakawan
  • Layanan
    Layanan Baca di Tempat Layanan Sirkulasi Layanan Referensi Layanan Penelusuran Informasi Layanan Bimbingan Literasi Informasi Layanan Penyediaan Dokumen Layanan Silang Layan Layanan Ekstensi Buku Tamu Perpustakaan
  • SOP (Standar Operasional Prosedur)
    SOP Pendaftaran Anggota SOP Kunjungan Perpustakaan SOP Penelusuran Koleksi Perpustakaan SOP Peminjaman Koleksi Perpustakaan SOP Pengembalian Koleksi Perpustakaan SOP Perpanjangan Peminjaman Koleksi SOP Pengadaan Bahan Pustaka SOP Pengolahan Bahan Pustaka SOP Bebas Pustaka
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Apologia Socrates
Penanda Bagikan

Text

Apologia Socrates

Plato - Nama Orang;

Apologia Socrates berisi catatan pidato yang dibuat Socrates di persidangan ketika dia dituduh tidak mengakui dewa-dewa yang diakui negara, menciptakan dewa-dewa baru, dan merusak para pemuda Athena. Namun, ucapan Socrates sama sekali berbeda dengan "permintaan maaf" dalam pemahaman kita saat ini. Nama dialog berasal dari bahasa Yunani yang berarti pertahanan, atau pidato yang dibuat sebagai pembelaan. Dengan demikian, dalam Apologia, Socrates berusaha untuk membela diri dan perilakunya—tentu saja tidak meminta maaf untuk itu.nnnnBuku ini dilengkapi dengan sebuah interpretasi kontroversial dan segar atas Apologia Socrates. Dengan memainkan perhatian intim yang tak biasa terhadap apa yang Socrates tunjukkan atas makna dan hakikat dari ironinya, David Leibowitz sampai pada kesimpulan eksentrik tentang ajaran Socrates atas kebajikan, politik, dan dewa-dewa; keterkenalannya yang beralih dari filsafat alam menuju filsafat politik; dan tujuan atas “orasi pembelaannya” yang kurang ajar. Leibowitz menunjukkan bahwa Socrates bukan sekadar figur unik dan pusparagam dari masa lalu, melainkan juga penunjuk menuju hidup yang baik—kehidupan bijaksana—yang sangat relevan untuk masa sekarang sebagaimana saat di Athena kuno.nnnnBerdasar pada pemahaman segarnya atas dialog-dialog Socrates secara umum, dan cerita Orakel Delphi secara khusus, Leibowitz berusaha untuk menunjukkan bahwa Apologia adalah kunci untuk menuju korpus Platonik, mengindikasikan betapa banyaknya tema yang berbeda dan kesimpulan yang tampak saling bertentangan dari dialog-dialog lainnya yang justru saling bertautan.


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi Belum memasukkan lokasi
B00390
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
183 PLA a
Penerbit
Yogyakarta : Basabasi., 2019
Deskripsi Fisik
303 hlm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-623-7290-24-7
Klasifikasi
183
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Filsafat
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Plato
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Literarium Library
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Selamat Datang di Perpustakaan Kami

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek


© 2026 — Senayan Developer Community

Template by perpusonline.id
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?